Banyak calon pemilik lapangan padel bertanya:
“Kalau mau membangun lapangan padel, apakah harus ada izin khusus?”
Jawabannya: Ya, pada umumnya pembangunan lapangan padel memerlukan izin, terutama jika digunakan untuk bisnis atau kompetisi resmi. Jenis izinnya bergantung pada lokasi dan status lahan yang digunakan.
1. Jenis Izin yang Diperlukan
Berikut beberapa izin yang biasanya dibutuhkan di Indonesia untuk membangun lapangan padel:
a. Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)
- Sebelumnya dikenal sebagai IMB (Izin Mendirikan Bangunan).
- Wajib untuk bangunan permanen, termasuk lapangan indoor atau outdoor dengan struktur tetap.
- Diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang di wilayah setempat.
b. Izin Usaha (Jika untuk Komersial)
- Untuk lapangan yang disewakan atau digunakan sebagai bisnis, perlu NIB (Nomor Induk Berusaha) yang didaftarkan melalui OSS (Online Single Submission).
- Bisa ditambahkan KBLI bidang jasa olahraga.
c. Izin Lingkungan
- Dibutuhkan jika pembangunan berpotensi mengubah tata guna lahan atau berdampak pada lingkungan.
- Bentuknya bisa SPPL (Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan) atau UKL/UPL (Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan), tergantung skala.
2. Apakah Semua Lapangan Padel Wajib Punya Izin?
- Lapangan pribadi di rumah dengan ukuran standar tetap sebaiknya memiliki PBG, walau tidak digunakan untuk bisnis.
- Lapangan komersial wajib memiliki semua izin di atas.
- Lapangan sementara atau portabel di event tertentu biasanya tidak memerlukan izin bangunan, tapi tetap butuh izin penyelenggaraan event.
3. Konsekuensi Jika Tidak Mengurus Izin
- Pembangunan bisa dihentikan oleh pemerintah daerah.
- Lapangan tidak diakui untuk turnamen resmi.
- Berisiko terkena denda administratif.
4. Tips Mengurus Izin Lebih Cepat
- Gunakan jasa konsultan perizinan yang sudah berpengalaman di proyek olahraga.
- Pastikan gambar desain & dokumen teknis sudah lengkap sebelum mengajukan.
- Cek peraturan daerah karena setiap kota/kabupaten punya aturan sendiri.
Kesimpulan:
Membangun lapangan padel di Indonesia memerlukan izin resmi, terutama PBG, izin usaha (jika komersial), dan izin lingkungan. Mengurus izin sejak awal akan menghindarkan dari masalah hukum dan memastikan lapangan bisa digunakan untuk kompetisi resmi.