Olahraga padel semakin populer di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali. Banyak pengusaha dan komunitas olahraga mulai melirik padel sebagai peluang bisnis baru yang menjanjikan. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: “Berapa biaya membangun lapangan padel di Indonesia?”

Jawabannya tergantung pada beberapa faktor seperti lokasi, jenis lapangan (indoor atau outdoor), bahan konstruksi, dan fasilitas pendukung. Mari kita bahas detailnya.
1. Kisaran Biaya Membangun Lapangan Padel
Secara umum, biaya membangun 1 lapangan padel standar di Indonesia tahun 2025 berada di kisaran:
| Jenis Lapangan | Perkiraan Biaya (IDR) |
|---|---|
| Outdoor | Rp 900 juta – Rp 1,2 miliar |
| Indoor | Rp 1,2 miliar – Rp 1,6 miliar |
Angka ini adalah estimasi, bisa lebih rendah atau lebih tinggi tergantung spesifikasi dan lokasi.
2. Komponen Biaya Pembangunan
Biaya membangun lapangan padel terdiri dari beberapa komponen utama:
a. Konstruksi & Struktur
- Struktur baja sebagai kerangka utama (lebih awet, tahan cuaca, dan aman).
- Pondasi beton.
- Dinding kaca tempered (ketebalan 10–12 mm) di bagian belakang dan samping.
Perkiraan biaya: Rp 300–500 juta.
b. Lantai & Rumput Sintetis
- Rumput sintetis khusus padel (dengan lapisan pasir silika).
- Lapisan dasar shockpad untuk kenyamanan dan keamanan pemain.
Perkiraan biaya: Rp 150–250 juta.
c. Pencahayaan
- Lampu LED outdoor/indoor (umumnya 8–12 unit per lapangan).
- Tiang lampu + instalasi listrik.
Perkiraan biaya: Rp 50–100 juta.
d. Pagar & Net
- Pagar kawat baja berlapis powder coating.
- Net dan tiang net sesuai standar Federasi Padel.
Perkiraan biaya: Rp 30–50 juta.
e. Biaya Tambahan
- Perizinan/IMB (jika diperlukan).
- Drainase (untuk lapangan outdoor).
- Ruang ganti, toilet, atau area penonton (opsional).
Perkiraan biaya tambahan: Rp 50–200 juta.
3. Faktor yang Mempengaruhi Biaya
- Lokasi Proyek – Transportasi material dan ongkos tenaga kerja berbeda-beda di tiap daerah.
- Jenis Lapangan – Indoor membutuhkan atap, rangka tambahan, dan pencahayaan lebih kompleks.
- Spesifikasi Material – Semakin premium material, semakin tinggi biaya awal, tetapi umurnya juga lebih panjang.
- Kontraktor – Memilih kontraktor berpengalaman biasanya lebih mahal sedikit, tapi minim risiko kesalahan.
4. Tips Menghemat Biaya Pembangunan
- Gunakan struktur baja ringan dengan kualitas SNI untuk efisiensi.
- Pilih rumput sintetis grade menengah namun tetap sesuai standar internasional.
- Pertimbangkan sistem sewa lahan jika belum punya tanah sendiri.
- Bangun secara bertahap (mulai 1 lapangan dulu, lalu kembangkan).
5. Potensi Balik Modal
Dengan biaya sewa lapangan padel di Indonesia yang rata-rata Rp 300.000 – Rp 500.000 per jam, sebuah lapangan bisa balik modal dalam 2–4 tahun jika tingkat okupansi stabil. Ditambah tren padel yang sedang naik, prospek bisnisnya cukup cerah.
Kesimpulan:
Biaya membangun lapangan padel di Indonesia berada di kisaran Rp 900 juta – Rp 1,6 miliar tergantung tipe lapangan dan fasilitas yang ingin ditambahkan. Untuk hasil maksimal, penting memilih kontraktor yang berpengalaman di konstruksi olahraga, khususnya padel.
Jika anda butuh konsultasi lebih lanjut mengenai rencana pembangunan lapangan padel, jangan ragu untuk hubungi kami Abdi Remaja Contractor.